Check out the Latest Articles:

KOMPAS

 

Analisis Danareksa

Senin, 26 Oktober 2009

 

Oleh : Purbaya Yudhi Sadewa

 

Suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate sudah turun ke level terendah sepanjang sejarah. Namun, bunga pinjaman tidak turun secepat BI Rate. Apakah ini merupakan hal yang normal, apakah ini dapat mengganggu proses pemulihan ekonomi, dan apakah ada cara untuk memperbaikinya?

Untuk mencegah perekonomian kita terpuruk ke resesi berkepanjangan, BI telah menurunkan BI Rate dengan cukup agresif sejak Desember 2008. Pada November 2008, BI Rate berada di level 9,5 persen. Saat ini BI Rate sudah turun ke 6,5 persen. Jadi, sejak November tahun lalu BI Rate sudah turun 3 persen.

Penurunan BI Rate ini sudah tentu memberikan dampak yang positif pada perekonomian kita. BI Rate yang turun segera diikuti oleh penurunan suku bunga deposito (dan tabungan) yang meningkatkan insentif untuk membelanjakan uang. Suku bunga deposito yang lebih rendah membuat masyarakat atau perusahaan pemilik uang lebih suka membelanjakan uangnya karena bunga yang diperoleh menjadi tidak sebesar sebelumnya. Akibatnya, belanja konsumen (dan perusahaan) pun naik. Ini adalah salah satu pemicu utama terjadinya proses pemulihan ekonomi saat ini.

Transmisi kurang efektif

Transmisi dari suatu kebijakan moneter ke perekonomian sebenarnya bukan hanya melalui suku bunga deposito (simpanan) saja, tetapi juga melalui suku bunga pinjaman. Ketika suatu bank sentral menurunkan bunga acuannya, bunga pinjaman pun seharusnya ikut turun.

Penurunan suku bunga pinjaman akan memicu terjadinya pertumbuhan kredit karena biaya meminjam uang dari bank lebih murah dari sebelumnya. Kredit investasi, konsumsi, dan modal kerja pun akan tumbuh seiring dengan turunnya suku bunga pinjaman. Aktivitas perekonomian secara keseluruhan pun akan meningkat signifikan.

Akan tetapi, tampaknya transmisi ”pelonggaran” kebijakan moneter saat ini tidaklah seutuh yang seharusnya. Walaupun BI Rate sudah turun signifikan, bunga pinjaman belum juga turun dengan signifikan. Pada Agustus 2009, suku bunga rata-rata pinjaman total (konsumsi, investasi, dan modal kerja) berada di level 14,80 persen, turun sedikit dari 15,342 persen pada Desember 2008. Pada periode yang sama rata-rata suku bunga pinjaman konsumsi bahkan naik, dari 16,40 persen pada Desember 2008 menjadi 16,62 persen pada Agustus 2009.

Akibatnya, penurunan BI Rate hanya meningkatkan selisih antara suku bunga kredit dan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Untuk kredit investasi, misalnya, selisih ini naik dari sekitar 3 persen akhir tahun 2008 menjadi sekitar 7 persen Agustus 2009. Untuk kredit investasi, selisih ini bahkan naik ke level 12 persen pada Agustus 2009. Kecenderungan yang sama diperlihatkan oleh kredit modal kerja (Gambar 1).

Tetap bertahannya suku bunga pinjaman pada level yang relatif tinggi tentu memberikan dampak negatif pada fungsi intermediasi perbankan (penyaluran kredit). Bunga yang tinggi membuat calon peminjam uang enggan untuk meminjam karena biayanya dianggap terlalu tinggi. Akibatnya, pertumbuhan kredit pun semakin memburuk. Laju pertumbuhan total kredit, misalnya, turun dari sekitar 38 persen pada Oktober 2008 menjadi sekitar 13 persen pada Agustus 2009. Sedangkan laju pertumbuhan kredit konsumsi turun dari sekitar 33 persen pada Oktober 2008 menjadi sekitar 18 persen pada Agustus tahun 2009 (Gambar 2).

Tren penurunan pertumbuhan kredit ini cukup mengkhawatirkan. Bila tidak segera diperbaiki (menjelang akhir semester pertama tahun 2010), laju pertumbuhan kredit dapat jatuh ke titik nol. Rasanya perekonomian tidak akan tumbuh signifikan bila tidak ada pertumbuhan kredit. Dengan kata lain, keadaan di sistem perbankan saat ini bila tidak segera diperbaiki dapat mengacaukan proses pemulihan ekonomi yang sedang terjadi.

Respons sistem perbankan seperti saat ini bukanlah hal yang lumrah. Pada masa lalu respons sistem perbankan kita terhadap kebijakan moneter relatif jauh lebih baik. Misalnya, tak lama setelah BI menurunkan BI Rate pertengahan tahun 2006, laju pertumbuhan kredit segera naik (Gambar 2). Kenaikan pertumbuhan kredit ini didukung oleh turunnya suku bunga pinjaman yang signifikan kala itu.

Kita mungkin tergoda menyimpulkan bahwa respons sistem perbankan yang berbeda saat ini karena keadaan sektor finansial global yang berubah. Namun, bila dilihat kondisi di negara-negara tetangga, rasanya keadaan sistem finansial global saat ini belum menyebabkan anomali pada perilaku sistem perbankan mereka.

Selisih suku bunga kredit dengan suku bunga acuan bank sentral Malaysia, misalnya, relatif stabil. Jadi, suku bunga kredit di sana turun hampir secepat penurunan suku bunga acuannya. Untuk Thailand, keadaannya sedikit lebih buruk dari Malaysia, tetapi jauh lebih baik dari Indonesia. Selisih suku bunga kredit dengan bunga acuan di Thailand tidak naik setinggi di sini saat bank sentral mereka menurunkan suku bunga acuannya (Gambar 3). Artinya, perbankan mereka masih lebih responsif dari perbankan kita.

Terganggunya transmisi kebijakan moneter di Indonesia selain mengurangi efektivitas kebijakan moneter, dapat juga mengganggu kredibilitas BI. Ini masalah serius karena salah satu tujuan utama dari kerangka kebijakan Inflation Targeting yang sedang diterapkan BI saat ini adalah untuk membangun kredibilitas bank sentral. Jadi, BI perlu memperbaiki segera transmisi kebijakan moneter yang terganggu ini.

Dapat diperbaiki?

Sebenarnya keadaan yang terjadi di sistem finansial kita ini dapat diatasi cepat bila dapat memahami penyebabnya. Walaupun BI menurunkan suku bunga, sebenarnya dalam satu tahun terakhir ini BI terus menyerap uang dari sistem finansial. Hal itu terlihat dari naiknya SBI outstanding dari Rp 116 triliun September 2008 menjadi Rp 251 triliun Oktober 2009.

Pada sisi lain, pemerintah pun masih memiliki masalah dalam penyerapan anggarannya. Akibatnya, uang yang didapat dari pajak dan penerbitan obligasi banyak yang tertahan di BI, tidak disalurkan kembali ke sistem finansial sebagaimana seharusnya. Keadaan ini turut mengurangi likuiditas di sistem finansial. Akibatnya, suplai uang di sistem finansial pun menjadi terganggu. Laju pertumbuhan uang primer (base money) bahkan masih berada pada daerah negatif (data Mei 2009 menunjukkan laju pertumbuhan uang masih negatif 7,4 persen).

Kurangnya suplai uang di sistem perekonomian kita telah menyebabkan bunga pinjaman sulit turun. Ini adalah hukum dasar penawaran dan permintaan. Di tengah permintaan yang konstan atau naik, suplai yang berkurang akan menyebabkan harga (dalam hal ini suku bunga pinjaman) naik atau sulit turun.

Pemerintah dan BI tampaknya harus meningkatkan suplai uang di sistem finansial bila kita ingin melihat bunga pinjaman turun dan laju pertumbuhan kredit tidak terus menurun. Pemerintah harus berusaha mempercepat realisasi anggarannya. Sementara itu, BI dapat mulai mempertimbangkan untuk mengurangi total SBI (outstanding) yang diterbitkannya.

Milton Friedman (ekonom monetaris dari AS) pernah mengatakan, untuk menentukan suatu kebijakan moneter ketat atau longgar, acuan yang harus diperhatikan adalah laju pertumbuhan uang, bukan tingkat suku bunga. Salah satu penyebab depresi ekonomi AS 1930-an berkepanjangan adalah gagalnya otoritas moneter kala itu menciptakan laju pertumbuhan uang yang positif. Apakah kita sedang melakukan kesalahan klasik kebijakan moneter tanpa kita sadari?

Purbaya Yudhi Sadewa Chief Economist Danareksa Research Institute

 



  1. certainteed on Monday 26, 2009

    That’s a great post. Thank you so much.

  2. Kasi Engleman on Monday 26, 2009

    This is aMulberry salehow perfect the article after my serious reading, Cheap Mulberry handbagsfeel at once that a lot of things to thank the master of the Mulberry handbags sale blog

  3. Kallie Profitt on Monday 26, 2009

    Hello to every body, it’s my first pay a visit of this webpage; this webpage consists of amazing and truly fine information designed for readers.

  4. Judson Dubree on Monday 26, 2009

    Precisely just what I was trying to find, regards with regard to posting. Every failure is a step to success… by Bill Whewell.

  5. mind machine on Monday 26, 2009

    Absolutely indited content material , regards for entropy.

  6. schede audio usb on Monday 26, 2009

    Great blog right here! Also your website a lot up very fast! What web host are you using? Can I am getting your associate link to your host? I wish my web site loaded up as quickly as yours lol

  7. Stacy Esenwein on Monday 26, 2009

    I haven’t a clue how to use WordPress and Comicpress to create sites and publish comic strips! Please help. Do you know of a good walkthrough? Thanks much!.

  8. Morris Gowda on Monday 26, 2009

    Please let me know if you’re looking for a article author for your weblog. You have some really great articles and I believe I would be a good asset. If you ever want to take some of the load off, I’d love to write some content for your blog in exchange for a link back to mine. Please send me an e-mail if interested. Kudos!

  9. Floria Rabjohn on Monday 26, 2009

    Its my good fortune to pay a quick visit at this website and find out my required paragraph along with video presentation, that’s YouTube video and its also in quality.

  10. Lance Dragotta on Monday 26, 2009

    My brother recommended I might like this web site. He was entirely right. This post truly made my day. You can not imagine simply how much time I had spent for this info! Thanks!

  11. tigara electronica on Monday 26, 2009

    Excellent post. I learned a lot reading it. Thanks.

  12. Dane Kafton on Monday 26, 2009

    I would like to thank you for the efforts you’ve put in writing this site. I’m hoping the same high-grade website post from you in the upcoming as well. In fact your creative writing abilities has inspired me to get my own blog now. Really the blogging is spreading its wings quickly. Your write up is a great example of it.

  13. viaje egipto turquia on Monday 26, 2009

    que interesante, saludos.

  14. Regan Mcdougle on Monday 26, 2009

    Super-Duper site! I am loving it!! Will come back again. I am bookmarking your feeds also

  15. Mechanic Salary on Monday 26, 2009

    Excellent post. I learned a lot reading it. Thanks.

  16. Dion Kiewiet on Monday 26, 2009

    Its like you read my mind! You seem to know so much about this, like you wrote the book in it or something. I think that you can do with some pics to drive the message home a little bit, but instead of that, this is wonderful blog. An excellent read. I will certainly be back.

  17. webkinz jr purple monkey on Monday 26, 2009

    Great site. A lot of useful info here. I am sending it to several buddies ans additionally sharing in delicious. And obviously, thank you on your effort!

  18. buy auto insurance on Monday 26, 2009

    I’m not sure why but this website is loading extremely slow for me. Is anyone else having this problem or is it a problem on my end? I’ll check back later and see if the problem still exists.

  19. Lucille Yaden on Monday 26, 2009

    What’s up, can any body help me how to download this video tutorial from this web site, I have watched and listen it here but would like to download it.

  20. babyfoon on Monday 26, 2009

    This really answered my problem, thank you!

  21. lacoste mens shirts on sale on Monday 26, 2009

    It is appropriate time to make some plans for the future and it’s time to be happy. I have read this post and if I could I want to suggest you some interesting things or advice. Perhaps you can write next articles referring to this article. I want to read even more things about it!

  22. Christine on Monday 26, 2009

    Excellent post, mate! Thanks for the useful information

  23. Vnity table and chair on Monday 26, 2009

    I must show thanks to you for rescuing me from this particular situation. As a result of browsing through the the web and getting notions which were not productive, I was thinking my entire life was over. Existing without the presence of approaches to the issues you’ve resolved as a result of this article is a crucial case, and ones which could have negatively affected my entire career if I had not discovered the blog. Your actual capability and kindness in playing with all areas was priceless. I’m not sure what I would’ve done if I hadn’t encountered such a subject like this. I can at this time look forward to my future. Thanks a lot very much for your specialized and sensible guide. I won’t be reluctant to refer your web page to any individual who ought to have counselling on this issue.

  24. George Takei on Monday 26, 2009

    Hey there! I could have sworn I’ve been to this website before but after checking through some of the post I realized it’s new to me. Anyways, I’m definitely delighted I found it and I’ll be book-marking and checking back frequently!

  25. Dr Dre Beats Studio on Monday 26, 2009

    I was suggested this website by my cousin. I am not sure whether this post is written by him as nobody else know such detailed about my difficulty. You’re wonderful! Thanks!

  26. moncler outlet on Monday 26, 2009

    Thus, you would undoubtedly able to capture a person’s great sales and even revenue by means of softtop label promoting on a enduring groundwork. In combination with off road bike vinyl fabric stickers COUNTRY, you may also develop ones own outdoor marketing marketing by way of maximum colour motorcycle helmet decals with regard to long time. Keep in mind that cycle helmet stickers have become demanding different kinds of decals designed for this sporting motor vehicles industries lately.