Kompas, Selasa, 22 Juli 2008
Jakarta, Kompas - Nyeri dada sering kali dianggap remeh oleh sebagian orang. Padahal, rasa nyeri pada bagian dada merupakan salah satu gejala penyakit jantung dan pembuluh darah. Oleh karena itu, sejumlah gejala yang terkait dengan gangguan jantung perlu dikenali sejak dini agar penderita bisa segera mendapat pengobatan secara cepat dan efektif. ”Ada beberapa gejala penyakit jantung yang sering diabaikan masyarakat sehingga akhirnya penyakit yang diderita bertambah parah,” kata dokter spesialis jantung dari Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk, Linda Lison, Sabtu (19/7), dalam seminar awam bertema ”Sehatkah Jantung Anda”, di auditorium Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk, Jakarta.
Sejumlah keluhan fisik yang patut diwaspadai sebagai gejala penyakit jantung adalah nyeri dada, berdebar-debar, cepat letih, sesak napas, ada riwayat sering pingsan, sesak bila tidur terlentang, beberapa organ tubuh membiru, serta perut dan bagian kaki membengkak. Gejala lain yang dialami ketika seseorang terserang penyakit jantung adalah rasa nyeri yang hebat pada bagian dada yang disertai muntah. ”Rasa tertekan atau seperti ditimpa beban, sakit, terjepit, diperas, dan terbakar di bagian dada dapat menjalar ke lengan kiri, leher, dan punggung,” kata Linda menambahkan.
Beristirahat
Penderita penyakit jantung juga bisa mengalami sesak napas atau seperti tercekik, berkeringat dingin, lemah, berdebar-debar, dan jatuh pingsan. Keluhan fisik itu akan berkurang dengan istirahat dan tambah berat ketika penderita beraktivitas. ”Jika terjadi kondisi nyeri dada, maka pertolongan pertama yang harus dilakukan adalah baringkan penderita, istirahatkan sampai nyeri berkurang atau hilang, lakukan pemberian oksigen, kemudian panggil dokter, dan bawa ke rumah sakit yang terdekat,” ujarnya. Jika pertolongan awal terlambat, begitu ada gejala penyakit jantung, pengobatan tidak akan bisa optimal, bahkan bisa berakibat fatal bagi penderita.
Faktor risiko
Agar tidak terserang penyakit jantung koroner, upaya pencegahan yang bisa dilakukan adalah memeriksa kadar kolesterol LDL atau kolesterol ”jahat” dan tekanan darah secara teratur. Cara lain adalah menerapkan pola makan yang sehat, di antaranya tidak makan berlebihan serta menghindari makanan yang mengandung lemak dan minuman beralkohol, diimbangi dengan aktivitas fisik. ”Faktor risiko terjadinya penyakit jantung juga perlu dikendalikan. Jika memiliki faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi dengan perubahan gaya hidup, maka pemeriksaan kesehatan jantung secara teratur adalah langkah terbaik,” kata Linda.
Sejauh ini, ada sejumlah faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi, yaitu usia yang makin tua, jenis kelamin, serta ada riwayat keluarga yang mengalami gangguan jantung dan pembuluh darah. Sementara itu, sejumlah faktor risiko yang bisa dimodifikasi dengan perubahan gaya hidup adalah dislipidemia, seperti kadar kolesterol LDL tinggi, kolesterol HDL rendah, tekanan darah tinggi, penyakit kencing manis atau diabetes melitus, kebiasaan merokok, kegemukan atau obesitas, dan kurang berolahraga. ”Kolesterol HDL berfungsi memindahkan kolesterol jahat dari dinding pembuluh darah. Sedangkan kolesterol LDL justru merusak dan menyumbat pembuluh darah,” ujarnya. (EVY)


























203 Comments
salam kenal dok,dah lama saya sering sakit didada kiri,sangat sakit n nyeri sekali dok apabila sedang kambuh,klo sakit saya ngrasa sampai payudara saya dan puting seperti tertarik dok’,klo dah gt saya selalu menekan dada atas saya keras2 dengan jari tangan saya dan mengangkat payudara saya sedikit dan butuh wktu setengah jam bahkan lebih untuk menghilangkan sakit itu, saya sempet USG untuk meyakini kan saya tidak kena kanker payudara dan hasilnya itu kelenjar payudara saya yg besar,yang saya tanya dok apa saya jantung atau kanker payudara dok,dan saya harus bagaimana.saya takut dok hidup saya tidak tenang,oya dok klo saya sedang ada masalah dan saya terlalu fokus sama masalah itu saya sering sakit kepala disebelah kiri sampai belakang dan rasa sakit didada lebih sering lagi.tolong bantu saya dok saya mohon apa yang harus saya lakukan
salam kenal dok.
beberapa hari ini saya merasakan sakit di tubuh saya terutama di dada belakang bagian kiri yang sakitnya hingga menjalar ke tangan kiri, serta di perut saya (saya pikir ini lambung), serta saya mudah sekali mual-mual hingga muntah. saya pikir saya mengalami maag kronis. tapi rupanya sakit dari dada hingga tangan ini tak kunjung juga berkurang. saat ini saya terkena batuk dan flu.. apa rasa sakit ini karena efek influenza saya atau memang ada yang tidak beres dengan jantung saya ya dok. pemeriksaan apa yang harus saya lakukan dok. terima kasih.
sya mo taya tentang peyakit yng d drta ibu saya gejalanya:
batuk berdahak,demam ,badan panas kadang dingin,setelah d rongsen paru-paru ibu saya tinggal sebelah kira2 itu peyakit apa ?