Archive for Maret, 2008
Peniup peluit deteksi fraud
Maraknya berita mengenai investigasi terhadap indikasi penyimpangan (fraud) di dalam perusahaan dan juga pengelolaan negara di surat kabar dan televisi semakin membuat sadar bahwa kita harus melakukan sesuatu untuk membenahi ketidakberesan tersebut.
Mendesain ‘peniup peluit’
Pada ulasan sebelumnya, telah dibahas mengenai mekanisme peniup peluit (whistleblower), yakni suatu sistem yang dapat dijadikan media bagi saksi pelapor untuk menyampaikan informasi mengenai tindakan penyimpangan yang diindikasi terjadi di dalam suatu organisasi.
Pedoman GCG Indonesia merekomendasikan kepada dunia usaha untuk melaksanakan fungsi ombudsman yang dapat menampung informasi penyimpangan yang terjadi pada perusahaan, dan fungsi ombudsman […]
Belajar “Membangun” Portofolio Saham Sendiri
Bursa Efek Indonesia kini ibarat mall. Investor tinggal memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan investasinya, saham, reksa dana, obligasi atau produk derivative lainnya, semisal right, warran, dan opsi. Kini seluruh tujuan investasi investor sudah dapat diakomodir. Bagi investor yang senang memacu adrenalin, tentunya bisa memilih saham sebagai sasaran investasi tapi yang suka berinvestasi dengan pendapatan […]
BI dan Runtuhnya Mitos Negara dalam Negara
Di tengah gegap gempita kasus aliran dana Bank Indonesia (BI) ke DPR, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya mengusulkan dua nama calon Gubernur BI untuk menggantikan Burhanuddin Abdulah. Pengamat dan analis umumnya memperkirakan calonnya memiliki kriteria dan figur yang mumpuni untuk seorang gubernur bank sentral.
Analisis Ekonomi, Suksesi BUMN dan Aborsi Perubahan
Setiap menghadapi suksesi, perubahan di badan usaha milik negara selalu menimbulkan ketidakpastian. Semua ini terjadi di era keterbukaan, diwarnai ”percobaan” campur tangan yang mengakibatkan suksesi tidak berpola, bak bola liar yang diikuti perubahan komposisi, strategi, kebijakan, dan kebingungan. Inisiatif perubahan bisa mengalami aborsi, tamat sebelum berkembang.
Perubahan seperti itu sangat tidak menguntungkan bagi bangsa ini. Menimbulkan […]
